Cara Kalibrasi Baterai Xiaomi

Cara Kalibrasi Baterai Xiaomi

https://goo.gl/q4GzhP

Sebagaimana umumnya HP Android, Xiaomi juga memungkinkan kita bisa melihat status baterai tersisa, melalui indikator pada status bar. Nah, buat yang belum tahu, indikator baterai ini kadang bisa mengalami error juga, lho. Salah satunya contohnya, persentase yang ditampilkan tidak akurat.

Untuk mengatasi masalah ini, maka kalibrasi baterai merupakan hal yang bisa Anda lakukan. Apalagi jika HP Anda juga disertai dengan beberapa bentuk error lain, yang mana penyebabnya tersebut masih berhubungan dengan baterai.

Cara Kalibrasi Baterai Xiaomi (Semua Tipe)

Hampir semua tipe dan merk HP Android yang ada saat ini bisa kita kalibrasi baterainya sendiri. Termasuk pada Xiaomi. Nah, buat Anda yang menggunakan Xiaomi, setidaknya ada 2 cara kalibrasi yang bisa Anda lakukan, yaitu:

Cara kalibrasi baterai menggunakan aplikasi.

Cara kalibrasi baterai secara manual tanpa aplikasi. Penasaran seperti apa? Yuk langsung saja kita bahas caranya:

#1. Memakai Aplikasi
Pertama, kita bahas dulu cara yang menggunakan aplikasi.

Di Google Play Store, ada beberapa aplikasi untuk kalibrasi baterai yang bisa Anda gunakan. Aplikasi-aplikasi tersebut kebanyakan bisa dijalankan tanpa root. Saya sendiri sudah mencobanya beberapa kali dan proses kalibrasinya selalu berhasil.

Caranya begini:
  • Langkah 1. Pertama, silakan install terlebih dahulu aplikasi kalibrasinya. Di sini saya pakai aplikasi Battery Calibration Pro dari developer Dalton Brothers Apps.
  • Langkah 2. Buka aplikasinya, kemudian beri izin yang dibutuhkan (jika ada). Izin aplikasi
  • Langkah 3. Selanjutnya, silakan cas HP Xiaomi Anda, sampai baterainya terisi 100%.

Proses kalibrasi HP
  • Langkah 4. Jika baterai sudah terisi 100%, jangan buru-buru mencabut charger-nya dulu. Silakan klik Calibrate, untuk memulai proses kalibrasi.
  • Langkah 5. Terakhir, tunggu beberapa saat sampai sistem beradaptasi, lalu restart HP Xiaomi Anda.
Nah, aplikasi-aplikasi kalibrasi baterai yang ada di Google Play Store, umumnya bersifat universal, alias bisa diterapkan untuk semua HP Android. Dalam kata lain, aplikasi-aplikasi tersebut tentunya juga support untuk semua tipe HP Xiaomi.

#2. Secara Manual
Kalibrasi Baterai Xiaomi Secara Manual Sebenarnya proses kalibrasi baterai ini, selain dapat dilakukan menggunakan aplikasi, juga bisa dilakukan secara manual, alias tanpa aplikasi. Khusus HP Xiaomi, saya mendapatkan tutorial ini dari forum Xiaomi langsung. Di sana ada beberapa tutorial kalibrasi manual yang bisa kita coba.

Caranya seperti ini:
  • Pertama, silakan nyalakan HP Anda terlebih dahulu, kemudian lakukan pengecasan sampai 100% terisi.
  • Untuk mempercepat prosesnya, Anda bisa menyalakan mode pesawat dan menghentikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background services.
  • Setelah baterai terisi penuh, matikan HP Xiaomi Anda.
  • Ketika HP Xiaomi dalam keadaan mati, lanjutkan pengecasan kembali sampai 100%.
  • Jika sudah, silakan nyalakan HP-nya kembali. Di sini, Anda harus menghabiskan baterainya sampai 0%, sampai HP mati sendiri. Bisa dengan bermain game, memutar musik, memutar video, dan lain-lain.
  • Setelah baterainya habis dan HP sudah dalam keadaan mati, diamkan terlebih dahulu selama kurang lebih 15 menit.
  • Setelah lewat 15 menit, selanjutnya lakukan pengecasan kembali sampai 100% lagi. Jika sudah, Anda bisa langsung menyalakan HP Xiaomi Anda dan memakainya.
  • Untuk hasil kalibrasi yang maksimal, Anda bisa mengulangi langkah-langkah di atas sampai 3 kali (opsional).
  • Dengan cara tersebut, maka status baterai akan di-refresh, sehingga tampilan persentase baterai yang error akan menjadi kembali normal.
  • Cara tersebut juga bisa diterapkan di semua HP Xiaomi, seperti Redmi 4, 4X, Redmi 5, 5A, Redmi Note 4, Note 5, dan lain-lain.

Fungsi Kalibrasi Baterai HP Xiaomi

Fungsi Melakukan Kalibrasi Baterai Xiaomi Proses kalibrasi baterai ini, secara garis besar berfungsi untuk mencocokkan kembali status baterai yang sebelumnya error atau tidak sesuai. Jadi, untuk beberapa kondisi, cara ini akan sangat efektif untuk mengatasi masalah terkait pembacaan sisa daya baterai HP, seperti dicas lama, HP mati sendiri, dan sejenisnya.

Namun perlu dicatat, jika setelah kalibrasi dilakukan, ternyata masalah tersebut tidak teratasi, kemungkinan masalah yang Anda alami disebabkan karena kerusakan baterai atau komponen lainnya. Karena pada dasarnya, kalibrasi ini hanya untuk memperbaiki masalah sistem, yang dalam hal ini adalah ketidak-akuratan pembacaan daya baterai.

Jadi, kalau rusaknya ada pada komponen, maka cara ini tidak akan berpengaruh.
Postingan terbaru
    Previous Post
    Next Post

    0 komentar:

    asa